4 menit untuk membaca

Marketplace adalah sebuah website atau aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli dari berbagai toko. Sebenarnya online marketplace memiliki konsep yang kurang lebih sama dengan pasar tradisional. Semua marketplace memiliki karakternya masing-masing. Misalnya shopee lebih banyak pembeli wanita dibandingkan pria, OLX lebih menjual barang bekas atau second, begitu juga Tokopedia dan yang lainnya. Marketplace banyak membantu dalam penjualan para penjual online di Indonesia. Tapi sekarang banyak para penjual online didalam marketplace. Jika Anda tidak pandai bermain didalamnya, maka akan sangat sulit bersaing disini. Tokopedia, Shopee, Lazada dan lain-lain adalah Marketplace yang dapat Anda gunakan untuk memasarkan produk Anda. Jadi manfaatkanlah beberapa Marketplace tersebut, karena akan sangat menguntungkan jika Anda mengetahui cara berjualan yang baik di Marketplace. Kehadiran Marketplace selain menguntungkan Anda sebagai penjual, juga menguntungkan bagi pembeli. Marketplace adalah sebagai penengah diantara Anda selaku penjual dan seorang pembeli, dimana transaksi yang Anda lakukan akan aman tanpa ada unsur penipuan dari pihak pembeli. Dan pembeli pun merasa aman karena pembayaran yang dilakukan tidak akan diteruskan ke penjual jika barang yang mereka pesan belum sampai, dan dana juga akan dikembalikan ke pembeli jika transaksi yang Anda lakukan dengan pembeli dibatalkan. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan jika Anda ingin menjadikan Marketplace sebagai tempat untuk memasarkan produk Anda :

1. Kenali Produk Dan Kompetitor

Yang harus Anda ketahui adalah Anda harus mengetahui terlebih dahulu dan mengenal lebih banyak tentang produk yang ingin Anda jual ketika saat costumer bertanya tentang produk Anda, Anda dapat menjelaskan nya dengan mudah.

Anda juga perlu mengenali kompetitor Anda, maka anda harus menyiapkan strategi yang sangat jitu, inilah beberapa strategi agar membuat beda dengan produk anda dengan kompetitor :

  1. Toko harus lebih baik dari pesaing Anda
  2. Menggunakan nama toko dan tagline yang mudah di ingat
  3. Memasang foto real dan menarik
  4. Menulis judul yang informatif dan menarik
  5. Deskripsi produk lengkap dan jelas

2. Pilih Marketplace Yang Tepat

Anda harus memilih Marketplace yang menurut Anda sesuai dengan produk yang Anda jual, contoh OLX, Marketplace ini adalah tempat dimana Anda bisa menjual produk Anda yang sudah tidak terpakai tetapi masih layak pakai. Untuk penjualan retail, Anda dapat memilih untuk menggunakan Tokopedia, Lazada, Shopee dan lainya. Karena setiap Marketplace memiliki cara pemasaran yang berbeda. Dan pastikan Marketplace yang ingin Anda gunakan itu memiliki banyak peminat dan ramai dicari oleh pada pembeli. Banyaknya Marketplace di Indonesia membuat Anda harus selektif meneliti Marketplace mana yang sesuai untuk menjual produk Anda secara online agar laris manis dibeli oleh pengunjung, karena tidak semua Marketplace itu ramai. Sebelum Anda membuka sebuah lapak di Marketplace telitilah terlebih dahulu dengan mencari pada kotak pencarian apakah sebelumnya sudah ada penjual lain yang menjual produk dengan brand yang sama atau sejenis dengan Anda dan bagaimana kinerjanya.

3. Pilih Nama Toko yang Unik dan Mudah di Ingat

Di marketplace terdapat banyak sekali toko yang bertebaran, gunakanlah nama toko yang unik dan mudah diingat oleh calon pembeli. Karena ciri khas tersebut akan membuat calon pembeli lebih mudah dalam mengingat toko Anda. Buatlah logo atau foto profile yang unik, kreatif, dan membuat orang mudah melihatnya.

4. Buat Minimal 1 Lapak Baru dengan Judul Berbeda di Situs Marketplace

Tokopedia dan Shopee menjadi dua raksasa Marketplace ber-traffic tinggi di Indonesia. Ada lebih dari 1 juta orang yang mengunjungi dan beraktivitas di setiap situs web marketplace tersebut setiap harinya. Di setiap marketplace, hampir semua jenis produk dijual mulai dari produk sekecil ring gantungan kunci sampai dengan produk sebesar mobil. Banyaknya seller yang menjual produk sejenis menyebabkan kompetisi yang berlangsung pun semakin ketat. Persaingan harga semakin ketat karena calon pembeli bisa dengan mudah melihat produk sejenis dengan harga lebih murah di hasil pencarian. Pembeli juga bisa dengan mudah memfilter pencarian untuk mendapatkan penjual produk yang terdekat dari tempat mereka tinggal. Kuncinya Anda harus membuat judul lapak yang erat kaitannya dengan produk yang Anda jual karena hampir setiap marketplace hanya mengeluarkan lapak-lapak yang judulnya mengandung keyword produk tersebut.

5. Kelola Minimal Masing-Masing 1 Lapak di 2 Marketplace Secara Aktif

 

Dari sejumlah marketplace yang ada di Indonesia, Anda sebaiknya memfokuskan penjualan produk Anda pada minimal 2marketplace dan mulailah mengelolanya secara aktif. Sebaiknya Anda menggunakan username atau nama toko yang sama di masing-masing marketplace. Sebenarnya mengelola marketplace bukanlah perkara sulit. Anda hanya perlu meluang waktu sedikitnya 15 menit dalam sehari untuk mengelola tokoAnda, mulai dari mengupdate stok produk, mengganti foto atau judul produk yang kurang menarik, menghapus produk yang sudah tidak dijual kembali, dan sebagainya. Lakukan observasi pada lapak tetangga, baik itu competitor produk sejenis atau berbeda jenis dan cari tahu faktor apa saja yang membuat lapak mereka ramai dikunjungi pembeli dan faktor apa saja yang membuat lapak mereka sepi pembeli. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, Anda jadi memiliki gambaran bagaimana cara untuk mendapatkan lebih banyak lagi kunjungan dan order di lapak Anda.

6. Harga Bersaing

Terakhir adalah harga. Karena di marketplace adalah tempat banyak penjual berkumpul dengan berbagai macam produk dan harga. Maka calon pembeli akan lebih mudah untuk memilih produk mana yang akan dibeli dengan membandingkan berbagai unsure, salah satunya dari segi harga.

Jika Anda bisa memberikan harga yang lebih terjangkau, itu akan lebih baik. Oleh sebab itu sebelum memberikan harga, lakukanlah riset terlebih dulu rentan harga dari kompetitor Anda.