HomeTipsCara Mengamankan Data Dengan Backup

Cara Mengamankan Data Dengan Backup

Author

Date

Category

Pernahkah kamu kehilangan data yang penting? Jika pernah, pasti itu pengalaman yang sangat menjengkelkan. Apalagi kita sangat butuh data itu. Bagaimana tidak jengkel ketika kita sangat butuh data itu ternyata data hilang, rusak atau corrupt. Hilang atau rusaknya data, penyebabnya macam-macam. Oleh karena itu, agar hal itu tidak terjadi lagi baiknya kita harus segera membackup data yang penting agar aman.

Pada postingan kali ini saya akan share cara mengamankan data dengan backup yang saya kutip dari Wastern Digital. Langsung saja berikut tipsnya.

  1. Buat Pengarsipan yang Rapi

    Pertama yang harus kamu lakukan adalah menyimpan foto, video, file dan dokumen-dokumen penting ke perangkat penyimpanan yang aman. Kamu bisa menyimpannya ke Hard disk atau Flash disk. Kemudian arsipkan semua data setiap 1 atau 2 tahun sekali, dan jika memungkinkan, pindahkan semua arsip ke perangkat penyimpanan berbeda, setiap 3-5 tahun sekali. Tujuannya untuk meminimalisir risiko kerusakan perangkat elektronik, sehingga cadangan file bisa selalu aman. Kamu bisa buat note atau pengingat, kamu atur tanggal bulan dan tahunnya agar tidak lupa.

  2. Pakai hardware dan software yang ter-enkripsi

    Langkah yang kedua adalah, enkripsi data baik hardware maupun software adalah hal yang sangat penting dilakukan. Tujuannya untuk mengamankan data yang di backup jika sampai jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Terutama untuk data sensitif seperti file personal ataupun perusahaan.

  3. Gunakan Kata Sandi

    Menggunaan password atau kata sandi adalah langkah penting selanjutnya untuk mengamankan data. Tujuannya agar data tak bisa diakses oleh pihak lain. Buatlah kata sandi yang rumit namun mudah diingat.

  4. Atur backup data

    Semakin sering kamu melakukan backup, tentu itu semakin baik, karena data yang disimpan adalah data yang paling baru. Kamu bisa mengatur jadwal pembackupan data atau kamu bisa membackupnya secara otomatis.

  5. Pakai aturan 3-2-1 saat backup

    Apakah aturan 3-2-1 itu? Aturan 3-2-1 yaitu minimal 3 salinan data, lalu simpan 2 salinan data di 2 lokasi berbeda, dan terakhir, simpan 1 salinan data secara offline. Biar kalian tidak bingung saya kasih contohnya. Kamu bisa mem-backup data ke laptop, cloud dan smartphone, tapi kamu tetap punya satu backup secara offline, seperti hardisk/flashdisk. Gunanya untuk apa? Agar data tersebut bisa diakses kapanpun, meski sedang tak ada koneksi internet.

Itulah 5 cara mengamankan data dengan back up. Dengan mengikuti cara-cara di atas, kamu tak perlu khawatir lagi data pentung kamu akan hilang. Silahkan dicoba semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Recent comments