4 menit untuk membaca

Promosi adalah cara paling efektif untuk mengenalkan branding produk Anda kepada khalayak luas, dengan berpromosi, produk Anda akan cepat dikenal dan tentunya bisnis Anda akan meningkat.  Youtube adalah situs video streaming dengan jutaan penonton setiap hari. YouTube adalah mesin pencari terbesar kedua setelah Google, YouTube adalah salah satu bagian dari digital strategy. Dengan memasang iklan di youtube maka produk yang akan Anda pasarkan juga akan dikenal luas, ini adalah cara efektif dan efisien untuk berpromosi.

Jika Anda berencana beriklan di YouTube, inilah riset yang harus Anda ketahui.

1. Audiens Lebih Memilih untuk Melihat Iklan di YouTube Daripada Facebook

YouTube adalah ‘rajanya’ platform untuk video di dunia maya. Platform yang didirikan pada Februari 2005 tersebut mulai menarik mata para penontonnya. Konsistensi YouTube yang hanya berfokus pada video, menjadikannya sebagai top social media.  2 tahun kemudian, YouTube mengeluarkan fitur iklan dan hingga saat ini, para pengiklan dapat memilih dari 6 format iklan yang berbeda. Di sisi lain, menurut penelitian yang dilakukan Animoto.com pada tahun 2006, iklan video didominasi oleh Facebook.

Studi dari 1.000 konsumen dan 500 marketers, menunjukan bahwa 60% konsumen menonton konten harian iklan video di Facebook dan 55% menonton dari Youtube.

Tapi, bagaimana pun juga ketertarikan seseorang akan jenis social medianya tergantung pada masing-masing orang.

Facebook masih memimpin dengan 49% atas survey ketertarikan konsumen pada konten video iklan. Sementara Youtube berada di tempat kedua dengan 32%.

2. Minat Audience dan User Device Mempengaruhi Tampilan Iklan

Data yang dikumpulkan oleh Strike Social menunjukkan bahwa minat seseorang untuk memberikan insight tentang penerimaan mereka terhadap iklan di YouTube. Misalnya, Strike Social menemukan bahwa yang mencari sensasi memiliki view rates (VR) yang tinggi di beberapa negara. Ketertarikan penonton yang lainnya adalah pada hal – hal yang tentang makanan. Hal ini dibuktikan oleh beberapa postingan di YouTube yang menampilkan wisata kuliner, keunikan kuliner dari berbagai belahan dunia, tutorial memasak dan lain sebagainya. Perhatikan juga, perangkat apa yang target audience Anda pakai untuk menonton iklan di Youtube? Apakah itu pakai PC atau ponsel? Menurut survey, separuh dari penonton YouTube menonton menggunakan ponsel.

3. Marketer Semakin Tertarik dengan YouTube

Iklan di YouTube sudah semakin banyak. Ketika Anda membuka sebuah video di YouTube, baik pada bagian awal, tengah maupun akhir konten ada iklan yang muncul. Marketer menganggap beriklan di YouTube lebih efektif dan efisien. Sehingga tidak heran jika YouTube menjadi “primadona” para marketer untuk beriklan.

Menurut, laporan dari Social Media Examiner menemukan bahwa 65% dari 5.000 lebih responden yang telah berkecimpung dalam bisnis lebih dari 3 tahun melaporkan bahwa mereka masih tertarik menggunakan YouTube dalam rencana promosi social media mereka. 44% dari responden juga berencana untuk meningkatkan budget iklan mereka di YouTube.

Kelebihan Beriklan di YouTube

Banyak media online yang bisa kita gunakan untuk melakukan promosi bisnis. Bentuk iklan promosi ada macam-macam. Ada yang berupa visual, audio dan yang paling bagus adalah iklan yang bentuknya audio visual. Ada keuntungan dari beriklan dengan menggunakan audio visual, konsumen akan lebih paham mengenai produk yang ditawarkan. Karena selain menampilkan gambar, konsumen juga dapat mendengar penjelasan detail produk dan biasanya mereka akan mengadakan demo produk. Berikut adalah beberapa kelebihan beriklan di YouTube.

1. Iklan Tertarget dan Relevan

Di televisi, iklan mobil BMW bisa ditonton masyaratat yang ekonominya menengah kebawah, iklan pembalut bisa ditonton pria, dan sebagainya. Sementara di YouTube, tiap iklan hanya ditampilkan kepada pemirsa dengan wilayah, usia, jenis kelamin serta preferensi-preferensi lain yang Anda tentukan sebelumnya. itu artinya iklan di YouTube jauh lebih tertarget.

2. Jangkauan Berbagai Perangkat Mobile

Kini adalah era mobile dan multi-device, pemirsa tidak lagi terpaku pada 1 layar televisi. Iklan YouTube anda dapat menjangkau pengguna smartphone, tablet atau komputer dimanapun. Akses ke Youtube 50% berasal dari perangkat mobile.

3. Laporan Yang Detail dan Akurat

Laporan iklan YouTube sangat detail dan akurat berdasarkan data pemirsa sebenarnya. Berbeda dengan rating TV yang hanya hasil survey sampling. Dalam laporan iklan YouTube Anda dapat melihat jumlah pemirsa secara akurat, total menit iklan ditayangkan, sampai profil (usia, jenis kelamin, lokasi, kesukaan) pemirsa.

4. Memungkinkan Iklan Anda Dikenal Lebih Luas

Iklan YouTube bersifat dua arah. Dengan integrasi Google pemirsa bisa memberikan feedback. Mereka bisa berlangganan (subscribe), menyukai (like), berkomentar, atau membagikan kembali (sharing) iklan Anda secara cuma-cuma kepada teman-temannya.

YouTube adalah pilihan tempat untuk beriklan yang bagus. Karena selain konten yang dimuat berjenis audio visual yang sangat mempengaruhi pemahaman target audience, YouTube sekarang adalah media sosial yang populer dan digemari masyarakat Indonesia tidak pandang usia.