4 menit untuk membaca

Menjalankan sebuah bisnis seperti menjalankan roda kehidupan. Keadaanya tidak selalu semulus yang diharapkan. Ada banyak masalah yang akan menjadi hambatan, namun harus bisa diselesaikan dengan bijak. Saat bisnis online yang Anda jalani mulai sepi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah jangan panik. Namanya juga bisnis, tentunya ada fase pasang dan surutnya. Begitu juga dengan bisnis online. Kemungkinan sepinya pun juga besar. Bagi seorang pebisnis tentu paham sekali kapan masa-masa jualannya laris manis, dan kapan sepi pembeli. Sama halnya dengan petani, tidak selamanya hasil panennya melimpah ruah, ada masa gagal panen, bahkan harus tidak bertanam sebelum melewati masa paceklik. Jadi masa-masa seperti itu mau tak mau memang harus dihadapi dan dijalani. Tapi sebagai pebisnis pemula kerap kebingungan saat menghadapi masa jualannya sepi. Ia menganggap bahwa jualannya sudah tidak laku lagi. Hari-hari yang dilewati pun tidak semangat.
Susah-sudah gampang, begitulah tantangan membangun usaha sekarang ini. Susah karena tingginya persaingan yang ada. Sekarang ini hampir semua orang bisa menjalankan usaha terutama usaha jual beli online. Tetapi gampangnya, Anda bisa berjualan tanpa harus mengeluarkan modal jika Anda lakukan secara online dan menjualkan barang atau produk orang lain. Nah, ketika bisnis Anda tersebut mulai redup, Anda bisa lakukan beberapa cara ini untuk menarik calon pembeli agar ramai kembali.

1. Menggunakan Bantuan Influencer

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar bisnis yang Anda jalani terutama bisnis online agar kembali ramai adalah dengan menggunakan jasa influencer untuk mempromosikan produk yang Anda miliki. Tinggal hubungi saja selebgram yang memiliki follower banyak untuk endorse online shop Anda. Cara ini terbukti ampuh untuk mendatangkan kembali pembeli yang mulai sepi. Namun, sebelumnya, Anda harus pastikan dulu bahwa influencer yang Anda pakai jasanya memiliki karakter atau image yang sesuai dengan online shop Anda. Atau Anda harus teliti dalam memilih influencer. Jangan memakai influencer yang memakai followers bot.

2. Posting yang Konsisten

Selain itu, cobalah untuk posting secara konsisten meskipun ketika bisnis Anda mulai sepi. Hal ini bertujuan agar follower Anda makin banyak dan bisnis Anda tetap terlihat hidup. Luangkanlah waktu sebentar setiap harinya untuk menyusun konten yang akan dipublikasikan. Kalau tak rutin, bagaimana bisa calon pembeli tertarik untuk membeli dagangan Anda?

3. Sesekali Update Video

Teknologi saat ini semakin maju. Oleh sebab itu, Anda juga harus lebih kreatif dalam mempromosikan online shop Anda. Salah satu cara kreatif yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat video kreatif untuk mempromosikan online shop Anda. Pilihlah konten video yang informatif dan menarik untuk ditonton.

4. Manfaatkan Media Sosial 

Jangan hanya Instagram saja yang Anda gunakan untuk mempublikasikan dan mempromosikan usaha Anda. Manfaatkanlah semua media sosial yang ada untuk promosi online shop Anda. Baik itu Twitter, Instagram, Facebook, blog, YouTube, dan lain sebagainya. Semua media sosial memiliki kelebihannya sendiri-sendiri. Ini adalah cara paling praktis menarik pembeli dan Anda juga tak butuh modal banyak untuk promosi dengan cara yang satu ini.

5. Lakukan Inovasi

Mungkin saja banyak pelanggan lari ke usaha lainya, karena Anda tidak melakukan Inovasi pada pada Produk dalam usaha Anda. Inovasi ini sangat penting untuk menghilangkan kejenuhan pasar terhadap suatu produk. Sebaiknya mulailah berpikir untuk melakukan Inovasi. Jika Anda menjual usaha makanan, pikirkan Inovasi pada rasa, kemasan, dan juga tampilanya. Jika bisa lebih unik lagi, pelanggan akan kembali pada kita. Lakukan modifikasi untuk setiap produk baru.

6. Perhatikan Harga dan Kualitas

Dalam bisnis, apalagi jika Anda berbisnis dengan menjual produk yang cukup banyak pesaingnya, maka harus selalu memperhatikan harga dan kualitas produk pula. Anda boleh melakukan survei ke toko pesaing, dan tanyakan harga jual di pihak mereka, lalu bandingkan dengan harga jual Anda. Jika ternyata toko Anda menjual lebih mahal dari mereka, tentu Anda tahu apa yang harus dilakukan. Selain itu, Anda bisa berinisiatif untuk membuat tampilan toko menjadi lebih maksimal, dan menarik. Siapa tahu, dengan cara ini pelanggan akan lebih tertarik lagi untuk berkunjung dan berbelanja di toko Anda.

7. Mengubah Strategi Marketing

Di era sekarang ini, kondisi bisnis mengalami kemajuan yang cukup pesat dan terus berkembang maka yang menjadi pertanyaan adalah apakah Strategi Marketing yang Anda lakukan sudah efektif? Bisa jadi, bisnis yang lesu dipengaruhi oleh Strategi Marketing yang salah. Ingat, marketing penting sekali untuk dilakukan. Meski dalam menjalankan marketing terkadang harus membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda yakin dengan cara ini, tentu tidak ada salahnya Anda melakukan cara tersebut. Namun satu hal bahwa promosi harus dilakukan secara efektif dan efisien.

Itulahlah ketujuh Strategi Jitu yang bisa Anda terapkan dalam bisnis Anda saat mengalami kondisi lesu. Ingat bahwa menghadapi kelesuan pasar dan menciptakan efisiensi adalah hal penting yang harus kita lakukan. Kita dituntut untuk terus berpikir kreatif dalam mencari solusi saat kondisi bisnis tidak mendatangkan hasil. Cepat dan tanggap terhadap situasi menjadi kunci bagi pengusaha agar bisnis yang ditekuni bisa bertahan dan sukses. 

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan bisa memberikan semangat untuk membuat bisnis Anda sukses.