3 menit untuk membaca

Membuka bisnis di layanan percetakan memang jadi sumber keuntungan tersendiri. Pasalnya, tidak semua masyarakat memiliki mesin printing-nya sendiri sementara kebutuhan akan cetak dokumen itu perlu. Itulah mengapa, bagi pegiat bisnis yang memiliki modal untuk membeli alatnya, adalah momen dan kesempatan bagus yang tidak boleh dilewatkan.

Apa itu Bisnis Print On Demand?

Bisnis print on demand adalah bisnis yang dimana produknya bisa Anda custom atau cetak sendiri berdasarkan permintaan pelanggan. Anda bisa menggunakan alat sendiri atau menyewa di tempat percetakan untuk men-custom produk yang sudah Anda desain. Memang untuk memiliki alat sendiri atau menyewa di tempat percetakan butuh budget yang cukup banyak. Lantas, bagaimana cara membuka bisnis print on demand tanpa mengeluarkan modal sekali pun?

Anda bisa menggunakan sistem Dropshipping.

Apa itu Dropshipping?

Dropship adalah model bisnis di mana Anda hanya perlu meneruskan pesanan pelanggan ke suplier atau pedagang grosir, dan mereka akan mengirim produk atau pesanan Anda langsung ke pelanggan Anda. Anda tidak harus melihat produk itu secara langsung atau menyentuh produk. Anda hanya perlu memajang photo produk dan jika ada orang yang tertarik, Anda hanya perlu menghubungi suplier yang menyediakan produk di gambar yang telah dipajang pada toko online Anda.  Selain itu, banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika berbisnis print on demand dengan sistem dropshipping, diantaranya:

Buat produk dengan cepat: Anda akan jauh lebih hemat dalam segi waktu, karena produk yang dibuat akan diproses dengan cepat oleh supplier Anda. Biasanya butuh satu hari kerja untuk menyelesaikan semua proses tersebut.

Lebih fokus: Anda bisa lebih fokus dalam pemasaran produk maupun pelayanan terhadap calon pelanggan Anda.

Resiko lebih rendah: Karena Anda tidak perlu mengeluarkan modal dan menyimpan stok barang, maka resiko jauh lebih rendah. Hanya saja, Anda harus lebih pintar dalam memilih supplier, agar semua proses penjualan bisa berjalan dengan aman.

Berikut adalah  tips yang harus Anda persiapkan sebelum menjual produk print on demand.

1. Mencari Supplier 

Anda bisa mencari supplier dengan mudah, baik melalui internet atau rekomendasi dari orang lain. Namun, jika Anda hanya mengandalkan internet untuk mencari informasi mengenai supplier, maka Anda perlu mengikuti kriteria sebagai berikut:

  • Cari yang berpengalaman
  • Bisa diajak bekerjasama dan bertanggung jawab
  • Tidak mengenakan pre-order yang besar
  • Pengiriman yang cepat
  • Selalu menjaga kualitas produk

2. Membuat Toko Online 

Dalam dunia bisnis online, ada banyak pilihan untuk memasarkan produk maupun jasa Anda. Bisa melalui Facebook, Instagram, atau marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan lain-lain.  Atau ada cara lain dengan membuat website.

Namun, jika Anda adalah seorang pemula dalam dunia bisnis, alangkah baiknya Anda fokus pada satu platform saja, dan gunakanlah secara maksimal. Misalnya, Anda menggunakan Instagram sebagai tempat Anda berjualan, Anda bisa memulainya dengan memasang foto profil dan bio yang sesuai, mengupload gambar produk dan juga konten, mengatur jadwal posting, membuat konten yang menarik, dan sebagainya.

3. Pelayanan Konsumen

Aspek penting lainnya yang membantu Anda mendapat banyak perhatian konsumen adalah layanan konsumen yang memuaskan. Tidak ada cara promosi yang lebih baik selain memuaskan konsumen. Buat pengalaman konsumen Anda menjadi berharga dan tak terlupakan dengan cara yang positif. Anda harus ramah dalam melayani konsumen. Dan juga Anda harus merespon cepat chat yang masuk.