5 menit untuk membaca

Zaman terus berubah, begitu juga dengan tren marketing. Tren marketing selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi.  Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa internet telah mengubah teknologi informasi, begitu juga dalam dunia bisnis. Sekarang zamannya serba online. Sudah bukan zamannya lagi promosi dari mulut ke mulut atau dengan brosur.  Apalagi jika target pasar Anda mengarah kepada anak muda, tentunya Anda harus tahu bagaimana pendekatan yang sesuai dengan karakter mereka.

Media sosial telah mengubah cara orang berkomunikasi dan berinterkasi juga memungkinkan menumbuhkan jaringan antar teman, keluarga, bahkan rekan bisnis. Melihat sifatnya yang dapat menyampaikan pesan kepada banyak orang secara cepat dan bebas, maka media sosial juga dijadikan sebuah media bagi pemasaran bisnis e-commerce.

Untuk mengembangkan bisnis, marketing sosial media memang menjadi salah satu sasaran yang tepat di tengah ketatnya persaingan usaha. Teknologi yang semakin canggih harus dimanfaatkan untuk mengikuti perkembangan zaman sehingga bisnis akan terus berkembang dan bisa bersaing dengan para kompetitor lainnya.

Berikut tips sukses marketing sosial media:

1. Konten

Membuat konten yang unik, menarik, kreatif dan berkualitas adalah faktor penting pemasaran di media sosial.  Konten yang menarik dan kreatif menjadi salah satu kunci kesuksesan pemasaran melalui media sosial. Konten yang seru dan kreatif akan membuat para pengguna internet tertarik untuk selalu mengikuti informasi yang kita berikan. Pilihlah konten yang unsur viralnya (unsur share an like) tinggi. Pengguna internet akan merasa tertarik untuk membagikan informasi yang menarik.

Keuntungan yang diperoleh dari share dan like tersebut bisa membuat pengguna internet lainnya mulai mengenal informasi dan produk bisnis kita. Dan usahakan untuk membuat konten yang singkat, padat namun menarik agar pengguna internet tak merasa malas untuk membacanya.

    Beberapa hal yang wajib Anda lakukan dalam membuat konten:

  • Post sesering mungkin. Berapa kali Anda harus mem-publish konten tergantung dari jenis bisnis Anda. Tapi pada umumnya sebaiknya Anda menulis di Instagram lima sampai enam kali sehari, dan di Facebook tiga sampai lima kali sehari.
  • Bagikan konten milik Anda sendiri.  Jika Anda belum punya konten yang cukup untuk dibagikan di media sosial, tulislah lebih banyak konten.
  • Bagikan konten dari sumber terpercaya. Ketika Anda memilih konten untuk dibagikan, pastikan membacanya secara keseluruhan. Konten yang Anda bagikan harus menawarkan value pada pembaca, dan dari sumber yang terpercaya.
  • Bagikan postingan yang bervariasi. Jangan tulis konten yang hampir sama terlalu sering, dan jangan bagikan link yang sama berkali-kali. Jika Anda ingin membagi link yang sama, pastikan ada jeda waktu yang cukup panjang.
    Beberapa hal untuk dihindari dalam membagikan konten:

  • Membagikan konten terlalu sering. Meskipun Anda perlu membagikan konten secara sering, Anda harus menghindari spamming, karena follower Anda akan bosan dan lama-lama kabur.
  • Membagikan konten yang irelevan. Jangan pernah membagikan konten hanya untuk mem-publish sesuatu. Pastikan apa pun yang Anda bagikan benar-benar difokuskan untuk audiens target Anda.
  • Membagikan konten milik orang lain terlalu sering. Memang terdapat value dari konten yang dikumpulkan dari berbagai sumber, tapi terlalu sering membagikan konten orang lain hanya akan mempromosikan brand orang tersebut. Temukan keseimbangan dalam membagikan konten Anda dan konten orang lain.
  • Tidak konsisten. Hindari mem-publish dalam volume besar minggu ini, dan kemudian tidak mem-publish sama sekali minggu depan. Inkonsistensi membuat pembaca Anda bingung, dan kesulitan dalam berinteraksi dengan Anda.

Audiens

Audiens adalah fokus utama Anda dalam promosi lewat media sosial. Di era yang sudah serba digital seperti sekarang ini, masyarakat sudah sangat familiar dengan internet. Untuk itulah, target audiens perlu ditentukan lebih spesifik lagi sehingga tepat sasaran. Dalam hal ini, Anda perlu melakukan survey terlebih dahulu melalui situs online yang ada. Dengan survey tersebut, anda bisa mengetahui apa yang paling banyak diminati oleh konsumen, hal yang paling dibutuhkan, dan lain-lain. Tidak hanya itu, dengan mengenal target audiens, produk atau jasa yang akan Anda pasarkan juga bisa menjadi lebih spesifik dan fokus. Manfaatkan media sosial untuk memahami konsumen, apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Pendekatan seperti ini tidak hanya akan membantu para pemilik bisnis untuk mengerti konsumennya, tetapi dapat dimanfaatkan pula sebagai kesempatan untuk membentuk konsumen yang loyal.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda lakukan dalam berinteraksi dengan audiens:

  • Tentukan siapa target audiens Anda. Jangan hanya mengejar “like” dan follower hanya demi kepentingan angka dan statistik. Pastikan audiens Anda terdiri dari orang-orang yang tertarik untuk membeli barang atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Balas komentar. Melibatkan audiens akan meningkatkan interaksi dan memperbesar eksposur terhadap brand Anda.
    Beberapa hal yang tidak untuk dilakukan yang berhubungan dengan audiens Anda:

  • Membeli follower dan like. Follower yang dapat dibeli biasanya BOT dan akun dengan profil palsu, dan tidak memiliki value untuk bisnis Anda. Kalaupun Anda menggunakan angka follower yang besar (namun palsu) untuk menjual slot iklan, pengiklan akan dengan cepat menyadari bahwa berbisnis dengan Anda tidak worth it, dan kemudian kabur.
  • Terlalu berfokus pada penjualan. Memang, tujuan akhir adalah menjual produk atau jasa Anda. Tapi audiens Anda mencari hiburan atau sesuatu yang bermanfaat, dan kalau Anda hanya berfokus pada penjualan, mereka akan bosan.

Keterlibatan Pengguna

Keterlibatan pengguna adalah kunci agar usaha marketing di media sosial sukses. Berikut ini adalah cara untuk mengajak orang berinteraksi dengan Anda:

  • Ajukan pertanyaan. Pertanyaan membuka kesempatan untuk berkomunikasi. Saat interaksi terbangun, orang akan merasa terlibat dengan Anda.
  • Minta pendapat. Orang biasanya suka mengutarakan pendapat mereka. Jika Anda memberikan mereka kesempatan untuk berpendapat, mereka akan lebih berkomitmen dalam berinteraksi.
  • Ucapkan terima kasih. Terima kasih termasuk dalam kata-kata penting dalam layanan pelanggan. Jika orang membagikan konten Anda, jangan lupa berterima kasih.
    Beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan:
  • Mengabaikan pesan dan komentar. Orang yang mengirim pesan atau komentar, artinya mereka mulai tertarik dengan produk atau jasa yang Anda. Balas setiap pesan dan komentar. Usahan merespon dengan cepat dan jangan mengabaikan pesan atau komentar. Jika Anda mengabaikan nya, sama saja Anda berkata bahwa Anda tidak perduli terhadap mereka.

Kata closing tepat dan menarik

Bukan hanya intro atau kata pembuka yang penting, namun kata closing juga harus diperhatikan. Dalam kata penutup tersebut berkaitan dengan keputusan konsumen apakah tetap ingin membeli atau tidak jadi membelivproduk Anda. Kata closing yang kurang tepat, terlebih memojokkan pembaca tentu kurang berkesan di hati pembaca. Hindari kata-kata ‘segera transfer’ atau seakan membuat konsumen terburu-buru. Sebaiknya berilah kata closing yang kreatif, meyakinkan konsumen bahwa Anda amanah dan bersifat positif sehingga menarik pembaca dan order produk Anda.

Kesimpulan

Untuk mengembangkan produk dan jasa, sebuah bisnis online membutuhkan feedback dari konsumen mengenai produk dan jasa yang mereka jual sebelumnya. Dan media sosial adalah kanal marketing yang berperan besar dalam mendapatkan pengalaman konsumen tersebut.

Pemasaran online menggunakan media sosial ini mempermudah pemilik bisnis online untuk mempelajari konsumen lebih cepat. Data pengalaman konsumen yang didapatkan melalui jejaring sosial dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk membuat keputusan lebih baik ke depannya.